Selasa, 16 Maret 2010

sebelum lelap

di waktu yang lain,, sempatkanlah waktu
ingin mengajakmu ke musim yang paling beku, kita tuang arak lalu kita terbang dan bernyanyi lagu sumbang yang merdu di dada kita.
nanti setelah terbuai dalam pejam, kita buka mata kita yang jaga
saksikan indah bukan khayal kita...

jarak

aku mendengar batuk bapakku
dari celah pintu, mengintip
tak siapapun
sewaktu itu ibu pernah menirukannya
dia rindu pada bapak
tak bisa di cium fotonya
cuma aku yang punya
ada juga sekali waktu
seorang mirip batuk bapaku
batuknya berdahak darah
dia muntah nadi
bukan bapakku
dia manusia penghuni lubang
bukan lubang itu bapaku ada
setelah senja kau ingin aku apa bapak?
setelahnya hanya bisa mengingat batukmu
batukmu ku tuang dalam botol
kurapikan di lemari,,
subuh nanti kubawa pergi
kita langkahi mayat bumi

sama-sama kita pergi kesana
ke ruang yang ada ibu
bapak...